membahas tentang Robot Cerdas Pemadam Api terkhusus yang sesuai spesifikasi KRCI.
Apa itu KRCI?
KRCI kepanjangan dari Kontes Robot Cerdas Indonesia. Kontes ini mulai diselenggarakan pada tahun 2004 bersamaan dengan pelaksanaan Kontes Robot Indonesia (KRI).
Kontes ini awalnya diusulkan oleh dosen ITB untuk mengimbangi KRI yang selalu didominasi oleh PENS-ITS dan Politeknik. Ternyata pada prakteknya KRCI tetap didominasi oleh Politeknik.
KRCI mengadopsi peraturan dari kontes robot pemadam api di Connecticut, Amerika. Dalam kontes ini sebuah robot berukuran maksimal 31 x 31 x 31 cm harus bisa memadamkan api lilin yang ditempatkan acak pada sebuah miniatur rumah dan kembali ke base (tempat start). Yang dinilai disini adalah kecepatan robot dalam menyelesaikan tugasnya.
1. Sebuah robot bersiap-siap didalam arena pertandingan
KRCI ini dibagi menjadi 2 divisi utama: senior dan expert. Senior dibagi lagi menjadi 2 beroda dan berkaki, adapun expert juga dibagi menjadi 2 single dan swarm. Divisi expert sendiri baru dimulai sejak tahun 2005 dan swarm baru dimulai pada tahun 2007. Tahun 2004 KRCI diselenggarakan di Balairung UI Depok diikuti oleh 14 peserta, 12 beroda dan 2 berkaki.
1. S.M.A.R.T.1 - Institut Sains & Teknologi AKRPIND Yogyakarta – Beroda
2. RADJA - Institut Teknologi Bandung – Beroda
3. Fathonah - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya – Beroda
4. Kan_@yakan21 - Politeknik Manufaktur Bandung – Beroda
5. EVO 113 - Politeknik Negeri Bandung – Beroda
6. FIRE MOUSE - Universitas Bina Nusantara Jakarta – Beroda
7. F R E E - Universitas Gajah Mada Yogyakarta – Beroda
8. Zomblow - Universitas Indonesia Jakarta – Beroda
9. F2R-UMJ - Universitas Muhammadyah Jember – Beroda
10. EZI Universitas Negeri Jember – Beroda
11. LOTUS TEAM - Universitas Negeri Malang –Beroda
12. Smart Visy - Universitas Surabaya - Beroda
13. Arachid - Universitas Surabaya – Berkaki
14. IR-HEX - Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya – Berkaki
Pada KRCI ini kategori beroda dimenangkan oleh Evo 113 dan berkaki oleh Arachnid.
Arachnid dari Universitas Surabaya, Juara 1 KRCI 2004 Divisi Senior Berkaki
Evo 113 dari Polban, Juara 1 KRCI 2004 Divisi Senior Beroda
Pada KRCI kali ini hanya Evo 113 yang berhasil dengan sempurna menyelesaikan tuugasnya dengan waktu yang relatif cepat dan bisa kembali ke tempat start.
Ada cerita menarik dibalik sukses Evo 113.
Langkah Evo 113 menjadi jawara KRCI tidak mulus, setidaknya ada 2 kendala serius yang dialami oleh Robot ini. Pertama adalah rusaknya sensor api yang dimiliki oleh Evo 113 sehingga harus melibatkan istri dari sang dosen pembimbing untuk mengantar spare part dari Bandung ke Jakarta pada jam 11.00 malam. Kedua adalah rusaknya microcontroller robot sehingga harus mengorbankan robot otomatis tim KRI Polban (dan itu adalah robot punya saya, hiks hiks hiks).
Kamis, 07 Januari 2010
BABY MANDROID BERSENSOR INFRA MERAH
Robot masa kini sudah banyak digunakan sebagai alat bantu yang penting bagi industri, terutama sebagai pengganti tenaga manusia pada sektor yang membahayakan kesehatan atau kerja yang memerlukan kecepatan tinggi. Perkembangan robot tersebut perlu diikuti agar tidak tertinggal jauh karena prinsip robot dapat dipelajari.
Berangkat dari pemikiran itulah yang mendorong Faisal Natama, siswa SMA Negeri 4 Sidoarjo untuk mencoba merancang gerak robot mirip gerak manusia (Baby Mandroid). Karya Faisal termasuk salah satu finalis Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2004 yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Prinsip robot ini memanfaatkan keuntungan mekanis gir banding yang didapatkan dari gir tamiya atau gir mekanis VCD. Gerak memanfaatkan keuntungan mekanis perputaran gir seperti jika menggunakan keuntungan mekanis papan ungkit.
Gerak menggunakan dinamo 3 volt untuk tamiya. Kontrol gerak bisa otomatis dikendalikan IC 6116 ataupun dikontrol infra merah dengan IC utamanya TC 9149. Gerakan robot untuk berjalan menggunakan 6 buah roda dengan sebuah motor DC 3 volt tamiya.
Hasil yang diperoleh adalah robot dapat menggenggam beban di bawah 40 gram dan mampu menghindar dari halangan di depannya. Robot ini mampu melakukan gerak dinamis, bahkan melakukan gerak vilot (zig zag, maju mundur). Robot ini mampu diprogram 20 gerakan dengan program hapus ingat yang sangat mudah.
Pembuatan dan perancangan robot sebagian besar dilaksanakan di kediamannya di daerah Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, dari 3 Juni 2004 - 2 Juni 2004. Rancangan robot dibagi menjadi rancangan mekanis, rancangan sensor elektronik, dan rancangan gerak berpindah tempat dari robot. Perancangan dilakukan secara terpisah supaya mudah dimodifikasi.
Dasar rancangan mekanik adalah keuntungnan mekanis yang didapat dari perbandingan rasio gir (roda gila). Keuntungan mekanis ini sama dengan prinsip pesawat ukit. Makin panjang lengan pengukit makin besar beban yang dapat diangkat.
Dalam rancangan elektronika terdapat bagian-bagian yang dipisahkan supaya kesulitan-kesulitan yang timbul mudah diatasi. Pemisahan blok rangkaian juga untuk memudahkan modifikasi lanjutan. Rancangan infra merah dibeli dalam keadaan kit yang sudah jadi, yaitu sankit remote control kit. Pemilihan kit yang sudah jadi ini untuk mempermudah rancangan elektronika.
Rangkaian penggerak motor DC memerlukan dua transistor untuk satu motor DC. Jika pada robot ini memerlukan tujuh motor DC berarti harus tersedia tujuh set rangkaian serta memerlukan tujuh pasangan transistor. Cara kerja rangkaian adalah diode in 4148 akan meneruskan tegangan yang timbul dari IC TC 9149 (remote control). Tegangan ini akan mengaktifkan tr 1, dari tr 1 diumpan ke tr 2. Tr 2 terkonduksi dan memutar motor DC. Begitu juga dengan tr 3 dan 4 bekerjanya mirip, hanya jenis transistor bebannya berbeda.
Agar robot bisa diprogram maka diperlukan ingatan/memori waktu memerintah robot melakukan gerakan tertentu. Untuk itu diperlukan beberapa IC digital CMOS. Ini untuk menghemat penggunaan baterei di samping IC ini mempunyai kemampuan untuk cocok pada sumber daya yang ada. IC CMOS dapat bekerja pada tegangan 3 volt sampai 15 volt. Yang lebih penting, IC ini harganya murah. Selain menjalankan perintah, robot bisa diprogram kembali.
1. Cara kerja ingatan robot adalah:
a. IC 555 adalah IC perwaktu. IC inilah yang bertanggung jawab terhadap urutan gerakan yang akan dilakukan.
b. Frekwensi denyut diatur oleh kapasitor 1 uf beserta variabel resistor. Kalau bisa kapasitor dan variabel resistor harus mempunyai kualitas yang bagus.
c. Denyut IC 555 diteruskan ke IC 4029 dan merupakan IC pencacah biner. Ada 3 IC 4029 yang dipasang sedemikian rupa sehingga terdapat keteraturan menghitung. Hasil cacahan ini diumpankan ke IC RAM 6116. d. IC RAM 6116 akan mengirimkan berita dari memori yang disimpan menggunakan bantuan mesin penggerak dinamo.
Hasil rancangan keseluruhan memperlihatkan posisi dan penempatan bagian-bagian robot. Penempatan yang sedemikian rupa mempermudah olah gerak robot. Posisi sensor infra merah ada di badan membuat pandangan yang luas untuk menangkap sinyal infra merah yang dipancarkan oleh LED yang kedudukannya lebih rendah. Meskipun kekuatan mencengkramnya agak lemah, tangan robot masih bisa memindahkan barang seberat 30 gram. Lengan penggerak lancar dibantu dengan karet untuk penyeimbang gerak lengan.Penggerak roda cukup kuat dan lincah untuk menggerakkan seluruh badan. Gerak maju mundur cukup lancar, begitu pula gerak membelok. Karena tidak ada kemudi mirip mobil, kemudi robot ini mirip tank. Kalau ingin ke kiri maka kecepatan roda kanan dikurangi, begitu pula sebaliknya.Dari penelitian ini, diperoleh jawaban atas tiga permasalahan yang ingin dipecahkan. Permasalahan dimaksud adalah, bagaimanakah rancangan mekanik baby mandroid? Bagaimana sistem sensor bagi gerakan baby mandroid? Bagaimana sistem elektronik yang mengontrol hidup baby mandroid? Untuk permasalahan pertama telah dirancang susunan gir banding, baik lengan, tangan, tubuh, maupun sistem penggerak tubuh. Gir ini bergerak seperti kontrol yang memanfaatkan keuntungan mekanis kontrol. Untuk beban berat dipakai banyak gir, sedang beban ringan dipakai sedikit gir.Untuk permasalahan kedua, sistem sensor menggunakan infra merah dari kit jadi. Sistem ini selain untuk pengemudian juga untuk mendeteksi halangan gerak robot. Permasalahan ketiga dapat disusun rangkaian penggerak motor DC, juga rangkaian program dan rangkaian pemrograman dengan menggunakan IC 6116 sebagai sentral utama.
Berangkat dari pemikiran itulah yang mendorong Faisal Natama, siswa SMA Negeri 4 Sidoarjo untuk mencoba merancang gerak robot mirip gerak manusia (Baby Mandroid). Karya Faisal termasuk salah satu finalis Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2004 yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional.
Prinsip robot ini memanfaatkan keuntungan mekanis gir banding yang didapatkan dari gir tamiya atau gir mekanis VCD. Gerak memanfaatkan keuntungan mekanis perputaran gir seperti jika menggunakan keuntungan mekanis papan ungkit.
Gerak menggunakan dinamo 3 volt untuk tamiya. Kontrol gerak bisa otomatis dikendalikan IC 6116 ataupun dikontrol infra merah dengan IC utamanya TC 9149. Gerakan robot untuk berjalan menggunakan 6 buah roda dengan sebuah motor DC 3 volt tamiya.
Hasil yang diperoleh adalah robot dapat menggenggam beban di bawah 40 gram dan mampu menghindar dari halangan di depannya. Robot ini mampu melakukan gerak dinamis, bahkan melakukan gerak vilot (zig zag, maju mundur). Robot ini mampu diprogram 20 gerakan dengan program hapus ingat yang sangat mudah.
Pembuatan dan perancangan robot sebagian besar dilaksanakan di kediamannya di daerah Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo, dari 3 Juni 2004 - 2 Juni 2004. Rancangan robot dibagi menjadi rancangan mekanis, rancangan sensor elektronik, dan rancangan gerak berpindah tempat dari robot. Perancangan dilakukan secara terpisah supaya mudah dimodifikasi.
Dasar rancangan mekanik adalah keuntungnan mekanis yang didapat dari perbandingan rasio gir (roda gila). Keuntungan mekanis ini sama dengan prinsip pesawat ukit. Makin panjang lengan pengukit makin besar beban yang dapat diangkat.
Dalam rancangan elektronika terdapat bagian-bagian yang dipisahkan supaya kesulitan-kesulitan yang timbul mudah diatasi. Pemisahan blok rangkaian juga untuk memudahkan modifikasi lanjutan. Rancangan infra merah dibeli dalam keadaan kit yang sudah jadi, yaitu sankit remote control kit. Pemilihan kit yang sudah jadi ini untuk mempermudah rancangan elektronika.
Rangkaian penggerak motor DC memerlukan dua transistor untuk satu motor DC. Jika pada robot ini memerlukan tujuh motor DC berarti harus tersedia tujuh set rangkaian serta memerlukan tujuh pasangan transistor. Cara kerja rangkaian adalah diode in 4148 akan meneruskan tegangan yang timbul dari IC TC 9149 (remote control). Tegangan ini akan mengaktifkan tr 1, dari tr 1 diumpan ke tr 2. Tr 2 terkonduksi dan memutar motor DC. Begitu juga dengan tr 3 dan 4 bekerjanya mirip, hanya jenis transistor bebannya berbeda.
Agar robot bisa diprogram maka diperlukan ingatan/memori waktu memerintah robot melakukan gerakan tertentu. Untuk itu diperlukan beberapa IC digital CMOS. Ini untuk menghemat penggunaan baterei di samping IC ini mempunyai kemampuan untuk cocok pada sumber daya yang ada. IC CMOS dapat bekerja pada tegangan 3 volt sampai 15 volt. Yang lebih penting, IC ini harganya murah. Selain menjalankan perintah, robot bisa diprogram kembali.
1. Cara kerja ingatan robot adalah:
a. IC 555 adalah IC perwaktu. IC inilah yang bertanggung jawab terhadap urutan gerakan yang akan dilakukan.
b. Frekwensi denyut diatur oleh kapasitor 1 uf beserta variabel resistor. Kalau bisa kapasitor dan variabel resistor harus mempunyai kualitas yang bagus.
c. Denyut IC 555 diteruskan ke IC 4029 dan merupakan IC pencacah biner. Ada 3 IC 4029 yang dipasang sedemikian rupa sehingga terdapat keteraturan menghitung. Hasil cacahan ini diumpankan ke IC RAM 6116. d. IC RAM 6116 akan mengirimkan berita dari memori yang disimpan menggunakan bantuan mesin penggerak dinamo.
Hasil rancangan keseluruhan memperlihatkan posisi dan penempatan bagian-bagian robot. Penempatan yang sedemikian rupa mempermudah olah gerak robot. Posisi sensor infra merah ada di badan membuat pandangan yang luas untuk menangkap sinyal infra merah yang dipancarkan oleh LED yang kedudukannya lebih rendah. Meskipun kekuatan mencengkramnya agak lemah, tangan robot masih bisa memindahkan barang seberat 30 gram. Lengan penggerak lancar dibantu dengan karet untuk penyeimbang gerak lengan.Penggerak roda cukup kuat dan lincah untuk menggerakkan seluruh badan. Gerak maju mundur cukup lancar, begitu pula gerak membelok. Karena tidak ada kemudi mirip mobil, kemudi robot ini mirip tank. Kalau ingin ke kiri maka kecepatan roda kanan dikurangi, begitu pula sebaliknya.Dari penelitian ini, diperoleh jawaban atas tiga permasalahan yang ingin dipecahkan. Permasalahan dimaksud adalah, bagaimanakah rancangan mekanik baby mandroid? Bagaimana sistem sensor bagi gerakan baby mandroid? Bagaimana sistem elektronik yang mengontrol hidup baby mandroid? Untuk permasalahan pertama telah dirancang susunan gir banding, baik lengan, tangan, tubuh, maupun sistem penggerak tubuh. Gir ini bergerak seperti kontrol yang memanfaatkan keuntungan mekanis kontrol. Untuk beban berat dipakai banyak gir, sedang beban ringan dipakai sedikit gir.Untuk permasalahan kedua, sistem sensor menggunakan infra merah dari kit jadi. Sistem ini selain untuk pengemudian juga untuk mendeteksi halangan gerak robot. Permasalahan ketiga dapat disusun rangkaian penggerak motor DC, juga rangkaian program dan rangkaian pemrograman dengan menggunakan IC 6116 sebagai sentral utama.
SISTEM ROBOT UNTUK DAERAH BENCANA
Bencana tsunami yang menimpa Aceh membuat ribuan relawan berangkat ke sana untuk membantu mengatasi segala persoalan pascabencana. Di masa datang, mungkin relawan yang dibutuhkan tak perlu sebanyak itu. Andai saja kita punya relawan yang tak kenal lelah meski tanpa makan dan minum.
Setelah terjadi gempa bumi diikuti gelombang tsunami di Aceh dan beberapa negara di kawasan Asia Selatan dan Tenggara, ratusan ribu nyawa melayang sebagai korbannya. Infrastruktur kota rusak, bantuan terhambat datang, sementara mayat semakin membusuk. Dalam beberapa hari setelah bencana, ancaman lain muncul, yaitu wabah penyakit dari pembusukan jasad manusia, makanan, ataupun binatang.
Para relawan kemudian mengenakan pakaian pelindung dan masker guna menghindari kontak fisik dengan jasad ataupun menghirup udara yang tercemar. Saat yang sama, para relawan dan pengungsi membutuhkan air minum higienis. Sayangnya, sumber-sumber air yang ada tidak berfungsi. Membersihkan jalan-jalan di kota juga menjadi masalah karena keterbatasan kendaraan yang mampu memindahkan beban berat.
Bencana adalah peristiwa darurat di luar perkiraan dan tidak diharapkan, yang membutuhkan penanganan dengan cara-cara di luar kebiasaan. Biasanya sumber daya untuk penanganan bencana terbatas, terlebih di lokasi yang sulit untuk dijangkau alat transportasi biasa.
Karenanya, perlu dipikirkan sumber daya penanganan bencana dengan persyaratan: tidak mengenal lelah, memiliki tenaga kuat, tidak membutuhkan makanan, mampu bergerak cepat, tahan terhadap penyakit, mampu dikoordinasikan dengan cepat, dan... ramah. Tanpa bermaksud mengecilkan arti perjuangan relawan di Aceh dengan segala risiko dan pengorbanannya, pemikiran penggunaan robot sebagai tenaga relawan di masa mendatang menjadi sangat penting. Robot memenuhi persyaratan seperti disebutkan di atas.
A. Pertemuan antara sains dan fiksi
Abad ke-21 disebut-sebut sebagai abad robotika, abad ketika mesin cerdas sudah banyak menggantikan peran manusia. Penggunaan robot memiliki banyak maksud, seperti mengambil alih pekerjaan yang memerlukan tenaga besar, ketelitian dan risiko tinggi, membantu pekerjaan sehari-hari mulai dari membersihkan rumah, mematikan perangkat elektronik, atau sebagai bentuk hiburan.
Kehadiran robot tidak bisa dilepaskan dari imajinasi manusia yang tertuang dalam novel ataupun film, yang dinamakan fiksi ilmiah. Beberapa cerita fiksi ilmiah yang menampilkan robot dan meledak di pasaran, seperti Star Wars, Star Treks, Robocop, dan yang terbaru I, Robot, mencoba memberi usulan bahwa di masa depan mesin cerdas itu akan menjadi "bagian keluarga" manusia.
Kini sudah banyak robot yang diciptakan dengan bantuan perkembangan terbaru sains dan teknologi. Beberapa di antaranya adalah:
NEC membuat robot pribadi untuk konsumsi rumah tangga, yaitu PaPeRo (Partner-type Personal Robot) yang memiliki kemauan, bisa memilih, dan berekspresi. Robot ini dirancang bisa bersosialisasi dan hidup bersama manusia dikarenakan mampu memahami 650 kata yang didengar dan berbicara lebih dari 3.000 kata. PaPeRo juga mampu mengenali wajah lawan bicara, belajar melalui internet meskipun tanpa memakai keyboard, mengoperasikan berbagai peralatan elektronik di rumah, seperti mematikan dan menghidupkan TV, membantu belajar anak, dan menolong orang sakit atau cacat.
Perkembangan teknologi semikonduktor dan mekatronika (teknologi mekanika dan elektronika) memungkinkan PaPeRo melakukan semua itu. Robot ini dilengkapi "mata" berupa dua buah kamera yang langsung mengolah apa yang dilihatnya. Misalkan menyadari kehadiran orang dan menganalisa ekspresi orang itu. Juga apakah perlu untuk menyentuh obyek yang dilihat atau tidak.
Ada "telinga" berupa empat buah mikrofon, terdiri dari tiga mikrofon untuk mendeteksi suara dan satu mikrofon untuk memahami instruksi disesuaikan dengan perbendaharaan katanya. Gerakan PaPeRo diatur oleh teknologi mekatronik yang tersusun dari struktur pengontrol dan pengadaptasi. Dilengkapi pula dengan perangkat lunak seperti grafik editor untuk memudahkan memprogram tindakan, dialog, dan perilaku.
Ada pula jenis robot manusia (humanoid dari human android) yang mampu bergerak layaknya manusia seperti Robosapiens buatan Wow Wee Toys Ltd dan bereaksi ketika mendapat sentuhan atau sinyal suara. Robot ini digerakkan melalui remote control. Untuk jenis ini, Korea Selatan mengembangkan HUBO dengan kemampuan berjalan dengan kecepatan 1,25 km per jam, berbicara, dan merespons pembicaraan manusia.
Jika dalam novel Madness Has Its Place (karya Larry Niven, 1990) dan Millenium (John Varley, 1983) dikisahkan terdapat robot dalam dunia pengobatan, kini ada robot yang mampu mengepak obat dengan cepat, yaitu robot bernama ERNIE. Dalam 9 bulan, ERNIE mampu mengepak 400.000 obat dengan bekerja 24 jam sehari.
Robot anjing dalam fiksi ilmiah terdapat dalam Fahrenheit 451 (Ray Bradbury’s Mechanical Hound, 1953). Kini di Tokyo sudah dibuat robot anjing pintar, yaitu Sega Idog dan AIBO. Robot ini mampu bermain musik dan menari.
Jika ada korban terjebak dalam reruntuhan gedung, tidak usah khawatir. Ada robot penyelamat bernama T-52 Enryu dengan tinggi 3,5 m dan berbobot 5 ton bisa segera menolong. Robot yang mampu mengangkat beban seberat 1 tom ini bergerak sesuai dengan gerakan operator, dikarenakan operator telah dilengkapi alat pemrogram gerak jarak jauh. Seketika, gerakan tangan operator diikuti gerakan tangan robot, dan sebagainya. Ide pembuatan robot ini tidak bisa dilepaskan dari cerita fiksi ilmiah Waldo (karya Robert Heinlein, 1942).
Selain contoh di atas masih banyak jenis robot lain. Mulai dari yang berukuran kecil bahkan sudah masuk dalam skala nanometer (sepersatu miliar meter) hingga berukuran sangat besar.
B. Robot berperasaan
Di masa depan, enggak bisa dimungkiri bahwa robot akan memiliki perasaan. Film terbaru 20th Century Fox, yaitu I, Robot (dengan bintang utama Will Smith), menggambarkan robot bernama Sonny yang punya perasaan dan mampu mendeteksi perasaan manusia.
Jauh hari sebelum kehadiran Sonny, dalam dunia fiksi ilmiah ada komputer yang mampu mendeteksi perasaan manusia, yaitu HAL 9000 dari novel dan film 2001: A Space Odyssey. Kini sebuah perusahaan Skotlandia, yaitu Affective Media Limited, menciptakan komputer yang bisa menganalisa emosi manusia melalui suara yang diterimanya dengan tokoh animasi kura-kura yang bernama Tetchy the Turtle. Suara yang dikeluarkan manusia memiliki pola getaran tertentu yang mencerminkan perasaan manusia. Suara yang masuk melalui mikrofon akan dianalisa oleh komputer dan ditentukan kadar emosinya.
Komputer jenis ini nantinya akan diintegrasikan dengan robot sehingga akan menghasilkan robot seperti Sonny. Robot yang memiliki perasaan, memahami perasaan manusia, memiliki tenaga kuat, dan mampu bergerak cepat. Robot jenis ini pula yang akan bisa memberi masukan kepada manusia untuk membuat keputusan dengan rasional ketika manusia emosional karena dilanda kepanikan. Robot mampu mencegah keputusan emosional, seperti dilakukan HAL 9000 terhadap Dave Bowman, komandan pesawat ruang angkasa.
Jadi, dengan melihat itu semua, sangat mungkin nantinya apabila terjadi bencana, robot bisa membantu mengatasi banyak kelemahan atau kekurangan manusia. Asal jangan sampai manusia dikendalikan robot atau mengendalikan robot untuk niat-niat yang jahat.
Setelah terjadi gempa bumi diikuti gelombang tsunami di Aceh dan beberapa negara di kawasan Asia Selatan dan Tenggara, ratusan ribu nyawa melayang sebagai korbannya. Infrastruktur kota rusak, bantuan terhambat datang, sementara mayat semakin membusuk. Dalam beberapa hari setelah bencana, ancaman lain muncul, yaitu wabah penyakit dari pembusukan jasad manusia, makanan, ataupun binatang.
Para relawan kemudian mengenakan pakaian pelindung dan masker guna menghindari kontak fisik dengan jasad ataupun menghirup udara yang tercemar. Saat yang sama, para relawan dan pengungsi membutuhkan air minum higienis. Sayangnya, sumber-sumber air yang ada tidak berfungsi. Membersihkan jalan-jalan di kota juga menjadi masalah karena keterbatasan kendaraan yang mampu memindahkan beban berat.
Bencana adalah peristiwa darurat di luar perkiraan dan tidak diharapkan, yang membutuhkan penanganan dengan cara-cara di luar kebiasaan. Biasanya sumber daya untuk penanganan bencana terbatas, terlebih di lokasi yang sulit untuk dijangkau alat transportasi biasa.
Karenanya, perlu dipikirkan sumber daya penanganan bencana dengan persyaratan: tidak mengenal lelah, memiliki tenaga kuat, tidak membutuhkan makanan, mampu bergerak cepat, tahan terhadap penyakit, mampu dikoordinasikan dengan cepat, dan... ramah. Tanpa bermaksud mengecilkan arti perjuangan relawan di Aceh dengan segala risiko dan pengorbanannya, pemikiran penggunaan robot sebagai tenaga relawan di masa mendatang menjadi sangat penting. Robot memenuhi persyaratan seperti disebutkan di atas.
A. Pertemuan antara sains dan fiksi
Abad ke-21 disebut-sebut sebagai abad robotika, abad ketika mesin cerdas sudah banyak menggantikan peran manusia. Penggunaan robot memiliki banyak maksud, seperti mengambil alih pekerjaan yang memerlukan tenaga besar, ketelitian dan risiko tinggi, membantu pekerjaan sehari-hari mulai dari membersihkan rumah, mematikan perangkat elektronik, atau sebagai bentuk hiburan.
Kehadiran robot tidak bisa dilepaskan dari imajinasi manusia yang tertuang dalam novel ataupun film, yang dinamakan fiksi ilmiah. Beberapa cerita fiksi ilmiah yang menampilkan robot dan meledak di pasaran, seperti Star Wars, Star Treks, Robocop, dan yang terbaru I, Robot, mencoba memberi usulan bahwa di masa depan mesin cerdas itu akan menjadi "bagian keluarga" manusia.
Kini sudah banyak robot yang diciptakan dengan bantuan perkembangan terbaru sains dan teknologi. Beberapa di antaranya adalah:
NEC membuat robot pribadi untuk konsumsi rumah tangga, yaitu PaPeRo (Partner-type Personal Robot) yang memiliki kemauan, bisa memilih, dan berekspresi. Robot ini dirancang bisa bersosialisasi dan hidup bersama manusia dikarenakan mampu memahami 650 kata yang didengar dan berbicara lebih dari 3.000 kata. PaPeRo juga mampu mengenali wajah lawan bicara, belajar melalui internet meskipun tanpa memakai keyboard, mengoperasikan berbagai peralatan elektronik di rumah, seperti mematikan dan menghidupkan TV, membantu belajar anak, dan menolong orang sakit atau cacat.
Perkembangan teknologi semikonduktor dan mekatronika (teknologi mekanika dan elektronika) memungkinkan PaPeRo melakukan semua itu. Robot ini dilengkapi "mata" berupa dua buah kamera yang langsung mengolah apa yang dilihatnya. Misalkan menyadari kehadiran orang dan menganalisa ekspresi orang itu. Juga apakah perlu untuk menyentuh obyek yang dilihat atau tidak.
Ada "telinga" berupa empat buah mikrofon, terdiri dari tiga mikrofon untuk mendeteksi suara dan satu mikrofon untuk memahami instruksi disesuaikan dengan perbendaharaan katanya. Gerakan PaPeRo diatur oleh teknologi mekatronik yang tersusun dari struktur pengontrol dan pengadaptasi. Dilengkapi pula dengan perangkat lunak seperti grafik editor untuk memudahkan memprogram tindakan, dialog, dan perilaku.
Ada pula jenis robot manusia (humanoid dari human android) yang mampu bergerak layaknya manusia seperti Robosapiens buatan Wow Wee Toys Ltd dan bereaksi ketika mendapat sentuhan atau sinyal suara. Robot ini digerakkan melalui remote control. Untuk jenis ini, Korea Selatan mengembangkan HUBO dengan kemampuan berjalan dengan kecepatan 1,25 km per jam, berbicara, dan merespons pembicaraan manusia.
Jika dalam novel Madness Has Its Place (karya Larry Niven, 1990) dan Millenium (John Varley, 1983) dikisahkan terdapat robot dalam dunia pengobatan, kini ada robot yang mampu mengepak obat dengan cepat, yaitu robot bernama ERNIE. Dalam 9 bulan, ERNIE mampu mengepak 400.000 obat dengan bekerja 24 jam sehari.
Robot anjing dalam fiksi ilmiah terdapat dalam Fahrenheit 451 (Ray Bradbury’s Mechanical Hound, 1953). Kini di Tokyo sudah dibuat robot anjing pintar, yaitu Sega Idog dan AIBO. Robot ini mampu bermain musik dan menari.
Jika ada korban terjebak dalam reruntuhan gedung, tidak usah khawatir. Ada robot penyelamat bernama T-52 Enryu dengan tinggi 3,5 m dan berbobot 5 ton bisa segera menolong. Robot yang mampu mengangkat beban seberat 1 tom ini bergerak sesuai dengan gerakan operator, dikarenakan operator telah dilengkapi alat pemrogram gerak jarak jauh. Seketika, gerakan tangan operator diikuti gerakan tangan robot, dan sebagainya. Ide pembuatan robot ini tidak bisa dilepaskan dari cerita fiksi ilmiah Waldo (karya Robert Heinlein, 1942).
Selain contoh di atas masih banyak jenis robot lain. Mulai dari yang berukuran kecil bahkan sudah masuk dalam skala nanometer (sepersatu miliar meter) hingga berukuran sangat besar.
B. Robot berperasaan
Di masa depan, enggak bisa dimungkiri bahwa robot akan memiliki perasaan. Film terbaru 20th Century Fox, yaitu I, Robot (dengan bintang utama Will Smith), menggambarkan robot bernama Sonny yang punya perasaan dan mampu mendeteksi perasaan manusia.
Jauh hari sebelum kehadiran Sonny, dalam dunia fiksi ilmiah ada komputer yang mampu mendeteksi perasaan manusia, yaitu HAL 9000 dari novel dan film 2001: A Space Odyssey. Kini sebuah perusahaan Skotlandia, yaitu Affective Media Limited, menciptakan komputer yang bisa menganalisa emosi manusia melalui suara yang diterimanya dengan tokoh animasi kura-kura yang bernama Tetchy the Turtle. Suara yang dikeluarkan manusia memiliki pola getaran tertentu yang mencerminkan perasaan manusia. Suara yang masuk melalui mikrofon akan dianalisa oleh komputer dan ditentukan kadar emosinya.
Komputer jenis ini nantinya akan diintegrasikan dengan robot sehingga akan menghasilkan robot seperti Sonny. Robot yang memiliki perasaan, memahami perasaan manusia, memiliki tenaga kuat, dan mampu bergerak cepat. Robot jenis ini pula yang akan bisa memberi masukan kepada manusia untuk membuat keputusan dengan rasional ketika manusia emosional karena dilanda kepanikan. Robot mampu mencegah keputusan emosional, seperti dilakukan HAL 9000 terhadap Dave Bowman, komandan pesawat ruang angkasa.
Jadi, dengan melihat itu semua, sangat mungkin nantinya apabila terjadi bencana, robot bisa membantu mengatasi banyak kelemahan atau kekurangan manusia. Asal jangan sampai manusia dikendalikan robot atau mengendalikan robot untuk niat-niat yang jahat.
Rabu, 06 Januari 2010
CARA MERAWAT HAMSTER
sebelum mengetahui bagaimna cara merawat hamster,lebih baik kita mengetahui dulu bagaimana sifat dan habitat tempat hidupnya hamster....
sifat dari hamster,hamster merupakan hewan pengerat yang sangat lincah,hewan ini biasa beraktifitas pada malam hari,ataw bisa disebut sebagi binatang nokturnal.
hamster biasa hidup pada tempat yang berpasir ataw kering,sesuai habitat aslinya di gurun pasir,sebelum dia mulai masuk ke indonesia.
cara merawat hamster tidak terlalu susah asalkan kita tahu bagaimna sifat dan habitat dia hidup.cara merawat hamster yang baik:
1.tempat hamster jangan sampai basah,karena jika hamster basah bisa kedinginan dan hamster bisa mati
2.jangan terlalu terkena sinar matahari,karena hamster binatang nokturnal.biasanya pada siang hari dia tidur
3.kasih makan jangan terlalu banyak,karena bila hamster kegendutan dia jadi males bergerak,kerjaanya hanya tidur saja
cukup segitu duku aja,,selamat mencoba ya....semoga hamsternya hidup dan sehat.
sifat dari hamster,hamster merupakan hewan pengerat yang sangat lincah,hewan ini biasa beraktifitas pada malam hari,ataw bisa disebut sebagi binatang nokturnal.
hamster biasa hidup pada tempat yang berpasir ataw kering,sesuai habitat aslinya di gurun pasir,sebelum dia mulai masuk ke indonesia.
cara merawat hamster tidak terlalu susah asalkan kita tahu bagaimna sifat dan habitat dia hidup.cara merawat hamster yang baik:
1.tempat hamster jangan sampai basah,karena jika hamster basah bisa kedinginan dan hamster bisa mati
2.jangan terlalu terkena sinar matahari,karena hamster binatang nokturnal.biasanya pada siang hari dia tidur
3.kasih makan jangan terlalu banyak,karena bila hamster kegendutan dia jadi males bergerak,kerjaanya hanya tidur saja
cukup segitu duku aja,,selamat mencoba ya....semoga hamsternya hidup dan sehat.
Langganan:
Postingan (Atom)
