Minggu, 06 Juni 2010

TUGAS BAHASA INDONESIA 2

1.Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

penlaran induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum.

Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.

Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif.

2.macam-macam penalaran induktif yaitu:

a. Hubungan Kausal :

Hubungan keterkaitan atau ketergantungan dari dua realitas, konsep, gagaasan, ide, atau permasalahan. Suatu kegiatan tidak dapat mengalami suatu akibat tanpa disertai sebab, atau sebaliknya suatu kegiatan tidak dapat menunjukkan suatu sebab bila belum mengalami akibat.

Contoh :

Akibat – Sebab : Siti menangis karena senang mendapatkan uang untuk membeli obat untuk ibunya.

Sebab – Akibat : Waktu sudah menunjukkan pukul 08.15, 15 menit lagi ujian sudah mau dimulai, oleh karena itu aku harus segera bergegas pergi ke kampus.

b. Hubungan Analogi :

* Persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yang berlainan
* Kesepadanan antara bentuk bahasa yang menjadi dasar terjadinya bentuk lain
* Sesuatu yang sama dalam bentuk, susunan, atau fungsi, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan kekerabatan
* Kesamaan sebagian ciri antara dua benda atau hal yang dapat dipakai untuk dasar perbandingan

Contoh :

Pada kata mahasiswa-mahasiswi, saudara-saudari, dewa-dewi, putra-putri, pemuda-pemudi, dan karyawan-karyawati.

c. Hubungan Klasifikasi :

hubungan yang berkaitan dan sering kali digunakan atau dipertukarkan dengan taksonomi.

3.aplikasi dalam kehidupan sehari-hari:

contoh:

Tes penalaran induktif mengukur kemampuan yang penting untuk menyelesaikan masalah. Tes tersebut juga disebut tes penalaran abstrak atau tes gaya diagramatik. Tes penalaran induktif mengukur kemampuan untuk secara fleksibel menangani informasi yang tidak dikenal dan menemukan solusi. Orang yang nilainya baik dalam tes ini memiliki kemampuan besar untuk berpikir baik secara konseptual maupun analitikal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar